Mawahasiswa/wi UPN Jakarta Lakukan Pengalaman Belajar Lapangan di Cipayung Depok.
Camat Cipayung Muhammad Reza dan Agus setiawan Dari Dinas Kesehatan Tandatangani M O U.kegiatan PBL 1&2.
Pantau.Terkini.com,Depok-Sebanyak 147 mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional UPN Jakarta mengikuti Pengalaman Belajar Lapangan PBL 1 dan 2 di tiga kelurahan Kecamatan Cipayung Depok.
Nantinya mereka akan tinggal bersama masyarakat di Cipayung Selama 2 bulan,hal itu disampaikan Dr. Suparni, S.T., M.K.K.K dihadapan Sekretaris Dinas Kesehatan, Camat Cipayung Mohamad Reza, dr Sih Mahayani Kepala Puskesmas Cipayung, Tiga lurah yang menjadi lojasi PBl,dan ketua LPM,Posmas setempat serta para mahasis wa peserta Kuliah Kerja Nyata Selasa(26/08/2025).
Mereka melakukan masyarakat kesehatan Cipayung terbagi dalam 11(sebelas) kelompok untuk tiga Kelurahan yakni Kelurahan Cipayung Jaya, kelurahan Cipayung dan Bojong Pondok Terong, 4 RW setiap kelura han serta setiap kelompok terdiri dari 10 orang mahasiswa..
Mahasiswa UPN nantinya tengah masyarakat melakukan pendataan terkait dengan kesehatan hal-hal baik ibu maupun anak.
"Menyangkut dengan kesehatan masyarakat di setiap RW dengan mengambil sampel 100 KK untuk melakukan pengumpulan data di PBL 1 sehingga sinyal analisis dasar analisis data."ujar dosen Suparmi.
Ditambahkan, hasil dari kegiatan mahasiswa ini akan dimusyawarahkan bersama -sama tekait permasalahan dimaayarakat." tambahnya.
Lengjajian dan pembahasan nya dilakukan oleh kelompok PBL 2 dimana meraka akan melakukan intervensi pada pendataan yang diterima oleh PBL 1 untuk pencegahan,tidak melakukan pengobatan sesuai dengan temuan PBL 1.
Menganalisa kesehatan. yang ada di tiga kelurahan Cipayung,Cipayung Jaya dan Kelurahan Bojong Pondok Terong.
"Analisa itu akan dilakukan pada bulan Oktober 2025 untuk mengetahui permasalahan kesehatan masyarakat di tiga kelurahan tersebut."Imbuh Suparni.
Oleh karena itu mahasiswa/siswi yang tengah melakukan PBL I & 2 memohon bantuan nya ibu RW dan Pak RW jika nanti mahasiswa turun ke lapangan nanti,tuturnya.
Jika warga yang akan di data tidak ada dirumah, karena sedang bekerja,maka mereka akan dujumpai di sore untuk di data kesehatannya, terangnya.
"Oleh karena itu kami mohon bantuan rt/rw, tokoh maayarakat untuk dapat mengungatka warga yang akan dilakukan pendataan kesehatannya." tutur Suparni.(wismo).
Dikatakan tujuannya pendataan bersama-sama untuk dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan. yang ada ditengah masyarakat.(wismo)
.jpg)
Komentar
Posting Komentar