SPMB di SMP 11 Depok Bersih tak ada siswa siluman.

 

Murid Baru sedang Mengikuti Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah MPLS


SPMB di SMP 11 Depok Bersih tak ada siswa siluman.


Pantau Terkini.com,Depok-Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru(SPMB) tingkat SMP Negeri Di Kota Depok telah usai. 

Bahkan mereka yang di terima sudah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah(MPLS).

Namun ternyata proses SPMB di banyak sekolah banyak menuai protes dari masyarakat, hal ini terjadi karena minimnya pemahaman masyarakat tentang SPMB,sehingga orang tua yang anaknya tidak diterima merasa dicurangi. 

Seperti hal nya terjadi di SMP Negeri 11 Depok yang terletak di Kelurahan Sukatani Kecamatan Tapos,Kota Depok.

" proses PSMB di SMP 11 berjalan dengan baik,lancar,transfaran dan sesuai aturan,Kami masyarakat Mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Sekolah dan panitia SPMB di SMP 11 yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi,kejujuran dan berintegritas", ujar Pardong,tokoh pemuda kecamatan Tapos yang ditemui dikawasan patung tani dongkal,Sabtu 19 Juli 2025.

Menanggapi tuduhan ada kecurangan SPMB di SMP 11,Pardong yang juga merupakan aktifis Depok yang dikenal vocal ini menyatakan bahwa itu hanya hoax.

"Hoax itu sih,tadi saya sempat menanyakan ke pihak sekolah,jumlah siswa yang diterima dari semua jalur SPMB di SMP 11 yakni 40 siswa per kelas,tidak ada yang lebih,jadi total ada 440 siswa yang diterima,kalo ada yang mengatakan total 441 itu mungkin salah lihat ", ujar ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Depok ini.

Hal ini dibenarkan oleh pihak SMP Negeri 11 Depok. 

"Benar,kami hanya menerima 440 siswa sesuai dengan petunjuk Dinas Pendidikan,tidak lebih dan tidak kurang,boleh di crosscek," ujar seorang panitia SPMB di SMP 11 yang enggan di sebut namanya.

Pantauan awak media,di SMP 11 proses belajar mengajar telah dimulai dengan dilaksanakannya MPLS,tampak para siswa mengikuti dengan serius kegiatan yang merupakan pengenalan terhadap lingkungan sekolah.

Ditempat terpisah,aktifis buruh Depok Wido Pratikno juga menyampaikan apresiasinya terhadap para kepala SMP Negeri dan Panitia SPMB.

"Bagus,tahun ini berjalan tambah tertib,tidak ada titip menitip siswa seperti tahun-tahun sebelumnya,keren ini",Ujar Wido.

Hal senada juga diungkapkan aktifis Anti Korupsi Kasno,pria berbadan besar ini bahkan mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh pernyataan wakil walikota Depok Candra Rahmansyah.

"Jangan ada titip menitip siswa,jangan ada lagi jual beli bangku sekolah", ujarnya berapi-api.(par).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hajah Aliya Suprihatin M M Terpilih Menjadi Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Sukmajaya Periode 2025-2030

Kampung Serap Depok Kembali Memanas Enam Orang Luka "Bacok" Akibat Bentrok Dua Kelompok Massa.