Turiman Bantah Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis RSSG Ganggu Eksistensi Sekolah Swasta
Turiman Bantah Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis RSSG Ganggu Eksistensi Sekolah Swasta
Pantau.co.id,Depok- Sejak program Rintisan Sekolah Swaata Gratis RSSG digulirkan
Pemerintah Kota Depok, daya serap siswa di sekolah swasta meningkat signifikan. Dari 50 sekolah swasta yang telah bekerja sama, rerata penerimaan siswa melonjak hingga dua rombongan belajar (rombel) atau sekitar 100 persen dibanding tahun sebelumnya.
Anggota Komisi D DPRD Kota Depok dari Fraksi Gerindra, Turiman, sekaligus membantah tegas pernyataan salah satu fraksi yang menyebut sekolah swasta kehabisan murid akibat program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
Dikatakan, tudingan tersebut tidak berdasar dan bertolak belakang dengan fakta di lapangan.
Menurutnya,“Kalau ada yang bilang sekolah swasta tidak dapat siswa gara-gara program RSSG, itu adalah keliru besar,”
Hal itu diungkapkan Turiman Anggota DPRD kota Depok Dari Fraksi Gerindra, usai rapat paripurna masa sidang kedua DPRD Depok di Gedung DPRD, Grand Depok City Senin (07/7/2025).
Menurutnya, sejak digulirkan nya program RSSG oleh Pemerintah Kota Depok, daya serap siswa di sekolah swasta meningkat signifikan. Dari 50 sekolah swasta yang telah bekerja sama.
" Penerimaan siswa melonjak hingga dua rombongan belajar (rombel) atau sekitar 100 persen dibanding tahun sebelumnya."sebutnya.
“Dulu hanya bisa menampung 40 siswa, sekarang bisa sampai 80 siswa. Artinya ada penambahan yang signifikan,” ujarnya.
Turiman menyebut bahwa program RSSG justru membuka akses pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus membantu sekolah swasta yang sebelumnya kesulitan mendapat peserta didik.
Program ini menggratiskan biaya pendidikan, dengan dukungan subsidi SPP sebesar Rp250 ribu per bulan dari Pemkot Depok.
“Yang mengeluh mungkin sekolah-sekolah swasta yang biayanya memang mahal. Tapi sekolah yang terlibat dalam RSSG malah merasa terbantu,” tambahnya.
“Program ini meringankan orang tua, sekaligus memecah konsentrasi penumpukan siswa di sekolah negeri,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam forum paripurna penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, salah satu fraksi DPRD Depok menyatakan bahwa program RSSG menyebabkan sekolah swasta kekurangan siswa. Namun, klaim itu langsung dibantah Turiman dengan memaparkan data dan kondisi faktual di lapangan.(**).

Komentar
Posting Komentar