Supian Suri :Kewenanangan Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB tahun 2025 Mutlak Pada Panitia.

 

Walikota Depok Supian Suri- pada acara Sosialisasi dan Pembacaan Fakta Integritas terkait SPMB tahun 2025.

Supian Suri :Kewenanangan Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB tahun 2025  Mutlak Pada  Panitia.


Pantanu.co.id, Depok-
Walikota Depok Supian Suri- menangatakan, kewenangan dalam proses spmb tahun 2025 mutlak ada pada panitia dan dirinya sendiri mengaku tidak bisa  membantu untuk memasukkan seorang kepada sekolah tertentu.

Dirinya mengaku tidak bisa membantu orang tua murid untuk memasukan anaknya  ke sekolah tertentu  di SPMB  tahun 2025.

Hal itu diungkapkan Walikota Depok Supian Suri- pada pelaksanaan sosialisasi neri maan siswa baru untuk TK SD SMP  dan Penanda tanganan  Fakta Integritas di Gedung Teratai Senin (26/05/ 2025).

Dikatakan biarkan wewenang   SPMB tahun 2025   diserahkan pada panitia penerimaan siswa baru,biar panitia inde pendensi dan  berintegritas.

Acara sosialisasi dan penandatanganan Pakta Integritas  dibuka  Wali Kota Depok, Supian Suri, didampingi Wakil Wali Kota Candra Rachmansyah.

Hadir juga  anggota DPRD Kota Depok, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi masyarakat, serta para camat se-Kota Depok.

Walikota Depok Supian Suri- memegang Fakta Integritas Yang ditandatanganinya bersama Fokorpimda Kota Depok.

Wali Kota Supian Suri, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok memiliki komitmen kuat terhadap integritas dalam proses PPDB.

" Kami  mengingatkan bahwa penerimaan siswa dilakukan berdasarkan sistem yang telah diatur secara nasional, tanpa campur tangan pribadi" ujarnya.

“Saya paham harapan masyarakat agar anak-anak mereka bisa masuk sekolah negeri. Namun, saya tidak bisa mengintervensi. Kita ingin proses ini adil dan sesuai aturan,” tambahnya tegas.

Supian Suri menekankan bahwa panitia PPDB bekerja berdasarkan sistem dan regulasi yang berlaku. Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai mempertimbangkan sekolah swasta berkualitas sebagai pilihan, terutama jika daya tampung sekolah negeri telah penuh.

“Kami punya program bantuan pendidikan untuk keluarga kurang mampu. Tapi memaksakan masuk sekolah negeri di luar kapasitas justru bisa menurunkan kualitas pembelajaran,” tambahnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga integritas pendidikan dan bersama-sama membangun generasi muda yang unggul. Ia menyinggung pentingnya menyiapkan anak-anak Depok agar mampu bersaing, terutama dengan banyaknya perguruan tinggi ternama di wilayah ini.

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan setempat menggelar sosialisasi sistem penerimaan murid baru atau spmb 2025 untuk tingkat TK SD dan SMP - SPMB.

Kegiatan mengambil azas  1. objektivitas memenuhi ketentuan perundang- undangan 2.transparansi proses pelaksanaan terbuka 3. aku tambal proses dan hasil dapat dipertanggungjawabkan dan yang ke-4 adalah berkea dilan proses pelaksanaan perlakuan yang sama dan objektif terhadap semua individu dan yang ke 5. adalah tanpa diskriminasi kegiatan.
Punya tugas lebih.(wismo).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPMB di SMP 11 Depok Bersih tak ada siswa siluman.

Hajah Aliya Suprihatin M M Terpilih Menjadi Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Sukmajaya Periode 2025-2030

Kampung Serap Depok Kembali Memanas Enam Orang Luka "Bacok" Akibat Bentrok Dua Kelompok Massa.